TATA CARA DUPLIKAT BUKU NIKAH / PENGGANTIAN BUKU NIKAH HILANG

1. Pengertian 
• Buku Nikah adalah dokumen resmi negara yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI melalui KUA sebagai bukti sah telah dilangsungkannya akad nikah menurut syariat Islam dan hukum negara. 
• Jika buku nikah hilang, rusak, terbakar, hilang atau tercecer, pasangan suami-istri berhak untuk mendapatkan duplikat buku nikah dari KUA tempat pernikahan dicatat. 

2. Dasar Hukum 

1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. 
2. Kompilasi Hukum Islam (KHI). 
3. Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 20 Tahun 2019 tentang Pencatatan Pernikahan. 
4. Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Kemenag RI terkait pencatatan dan duplikat buku nikah. 

3. Alasan Duplikat Buku Nikah Dibuat 

1. Buku nikah hilang (kehilangan karena dicuri, tercecer, dsb). 
2. Buku nikah rusak (sobek, terbakar, terkena banjir, atau tidak terbaca lagi). 
3. Buku nikah salah cetak atau ada kekeliruan data.

4. Syarat-Syarat Mengurus Duplikat Buku Nikah 
A. Syarat Umum 
  1. Fotokopi KTP suami dan istri. 
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK). 
  3. Pasfoto berwarna ukuran 2×3 atau 3×4 (sesuai permintaan KUA). 
  4. Surat Permohonan duplikat buku nikah yang ditandatangani pemohon. 
B. Syarat Khusus 
  • Jika Buku Nikah Hilang: 
     1. Surat Kehilangan dari Kepolisian. 
     2. Fotokopi buku nikah salah satu pasangan (jika yang hilang hanya satu). 
     3. Jika kedua-duanya hilang, cukup bawa Surat Kehilangan Polisi + dokumen identitas. 
  • Jika Buku Nikah Rusak: 
     1. Buku nikah lama yang rusak (dibawa ke KUA). 
     2. Surat permohonan penggantian. 
  • Jika Buku Nikah Salah Cetak / Data Tidak Sesuai: 
     1. Buku nikah lama yang salah cetak. 
     2. Dokumen pendukung data yang benar (akta lahir, ijazah, KTP, KK). 
     3. Surat permohonan perbaikan.

5. Tata Cara Mengurus Duplikat Buku Nikah 
1. Persiapan Dokumen 
   o Lengkapi semua persyaratan (KTP, KK, pasfoto, surat kehilangan dari polisi / buku nikah rusak). 
2. Mengajukan Permohonan ke KUA 
   o Datang ke KUA tempat pernikahan dicatat (bukan KUA domisili saat ini). 
   o Mengisi formulir permohonan duplikat buku nikah. 
3. Verifikasi dan Penelitian Data 
   o Petugas KUA akan meneliti data pernikahan dalam Register Akta Nikah. 
   o Jika data sesuai, permohonan diproses. 
4. Penerbitan Duplikat Buku Nikah 
   o KUA akan menerbitkan buku nikah pengganti dengan catatan "Duplikat". 
   o Pasangan menerima buku nikah baru yang sah secara hukum negara. 
5. Waktu Penyelesaian 
   o Biasanya 3–7 hari kerja (tergantung kelengkapan dokumen dan beban kerja KUA).

6. Biaya Pengurusan 
• Gratis / Nol Rupiah (Rp0,-) Sesuai ketentuan Kementerian Agama, penerbitan duplikat buku nikah tidak dipungut biaya. Jika ada biaya, itu hanya untuk keperluan administrasi non-formal (misalnya fotokopi atau pasfoto). 

7. Tips Agar Buku Nikah Aman 
1. Simpan buku nikah di tempat yang aman dan tahan air. 
2. Buat salinan digital (scan/foto) sebagai cadangan. 
3. Jika sering digunakan (misalnya untuk syarat administrasi), lebih baik gunakan fotokopi legalisir, bukan buku nikah asli. 

8. Kesimpulan 
• Duplikat buku nikah dapat diperoleh melalui KUA tempat menikah, dengan membawa syarat dokumen lengkap. 
• Prosesnya meliputi pengajuan permohonan, verifikasi data, dan penerbitan duplikat. 
• Syarat utama: surat kehilangan dari kepolisian (untuk kasus hilang) atau buku nikah lama (untuk rusak/salah cetak). 
• Biaya resmi adalah gratis.

Informasi Lebih lanjut dapat Hubungi Konsultan Kami.